<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.1" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>avantifontana.com &#187; knowledge management</title>
	<link>http://www.avantifontana.com/blog</link>
	<description>IM-ED™ Coaching Blog</description>
	<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 13:38:18 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Innovation Success</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/06/innovation-success/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/06/innovation-success/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 05:36:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Management Innovation]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[coaching for innovation]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[engaged scholarship]]></category>

		<category><![CDATA[innovation in development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/06/innovation-success/</guid>
		<description><![CDATA[Selain keberhasilan secara ekonomi, inovasi juga keberhasilan secara sosial. Perusahaan-perusahaan sekarang semakin memperhatikan pentingnya DESIGN THINKING dalam rangka menciptakan tidak hanya keberhasilan secara ekonomi tetapi juga secara sosial. Kedua indikator keberhasilan inovasi ini perlu berjalan seiring. Jika tidak, yang satu akan meniadakan yang lain. Jika tidak, prinsip menang-menang dalam beraktivitas tidak akan terjadi. Keberhasilan inovasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selain keberhasilan secara ekonomi, inovasi juga keberhasilan secara sosial. Perusahaan-perusahaan sekarang semakin memperhatikan pentingnya <em><a href="http://www.ideo.com/">DESIGN THINKING</a></em> dalam rangka menciptakan tidak hanya keberhasilan secara ekonomi tetapi juga secara sosial. Kedua indikator keberhasilan inovasi ini perlu berjalan seiring. Jika tidak, yang satu akan meniadakan yang lain. Jika tidak, prinsip menang-menang dalam beraktivitas tidak akan terjadi. Keberhasilan inovasi secara sosial dan ekonomi mengundang para inovator dan calon inovator untuk meningkatkan kerja sama mereka dengan para konsumen atau calon konsumen dan masyarakat atau para pemangku kepentingan. Kerja sama untuk menciptakan surplus konsumen dan surplus produsen. Kerja sama dalam penggalian ide, pengembangan produk dalam arti luas (barang/jasa, sistem distribusi, proses, dst.), dan difusi atau komersialisasi produk.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/06/innovation-success/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Design Thinking</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2010/01/19/design-thinking/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2010/01/19/design-thinking/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 14:44:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<category><![CDATA[Asia-Pacific]]></category>

		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Management Innovation]]></category>

		<category><![CDATA[South-East Asia]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[coaching for innovation]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation in development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2010/01/19/design-thinking/</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah Anda membeli suatu produk, contoh handphone, yang bagus dalam hal kualitas material dan warna dengan fitur teknologi super canggih namun Anda kesulitan dalam menggunakannya karena panduan penggunaan produk kurang user friendly? Pernahkah Anda mendengar atau membaca iklan suatu produk yang menurut Anda produk itu luar biasa, bermanfaat dan harga menarik, bahkan Anda pernah melihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah Anda membeli suatu produk, contoh <em>handphone</em>, yang bagus dalam hal kualitas material dan warna dengan fitur teknologi super canggih namun Anda kesulitan dalam menggunakannya karena panduan penggunaan produk kurang <em>user friendly</em>? Pernahkah Anda mendengar atau membaca iklan suatu produk yang menurut Anda produk itu luar biasa, bermanfaat dan harga menarik, bahkan Anda pernah melihat rekan atau tetangga Anda atau teman seperjalanan Anda menggunakannya? &#8220;Wah, andaikan aku memilikinya,&#8221; seru Anda dalam hati. Namun apa daya, produk itu tidak mudah ditemui atau tidak mudah Anda peroleh karena situasi kondisi yang Anda miliki dan hadapi tidak memungkinkan. Ada ruang dan waktu tertentu yang Anda tidak atau belum peroleh atau akses sehingga membuat Anda sulit berinteraksi dengan produk atau dengan tempat-tempat penjualannya. Pernahkah Anda mendesain suatu sistem kerja dalam suatu perusahaan atau di lingkungan masyarakat tetapi tidak semua karyawan atau tidak semua masyarakat komunitas tersebut menggunakannya? Pernahkah kita bertanya mengapa dan mengapa?</p>
<p>Lagi, penulis terinspirasi oleh tulisan-tulisan dan pemikiran-pemikiran tentang desain, antara lain lihat www.ideo.com. Para desainer sebelumnya atau biasanya hanya berfokus pada bagaimana memperbaiki tampak atau tampilan produk (barang atau jasa) dan fungsi serta berfungsinya barang atau jasa. Menariknya, akhir-akhir ini, pemikiran desain menjadi kepedulian organisasi bisnis dan organisasi nirlaba bahkan pemerintahan. Pemikiran ini menuntut organisasi, segala jenis organisasi dan individu-individu yang bertugas atau bermisi melakukan desain apapun, produk, kebijakan, peraturan, dan lain-lain untuk melihat lebih jauh dan dalam konteks, kebiasaan, asumsi, serta budaya di mana produk digunakan, kebijakan diterapkan, peraturan dilaksanakan. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi kegagalan produk, bahkan untuk meniadakan kegagalan produk, apapun itu produknya.</p>
<p>Berpikir desain adalah berpikir sistemik bahwa keberhasilan penggunaan produk atau penerapan kebijakan tidak terlepas dari keberhasilan desainer dalam menerjemahkan kebutuhan klien, konsumen atau pelanggan atau pemangku kepentingan dan melakukan uji coba - uji coba dalam bentuk prototipe sebelum meluncurkan secara final produk, apapun itu produknya.</p>
<p>Inti berpikir desain adalah (1) berpikir, melihat, mendengar apa kebutuhan konsumen, klien, atau pelanggan. Desainer terlibat dalam proses penemuan kebutuhan hingga serinci mungkin, tak ada yang terlewat. Semua suara didengar! Dan (2) berani membuat prototipe-prototipe dari produk yang desainer buat, sesuai dengan kebutuhan konsumen, pelanggan atau klien. Dalam prosesnya, walaupun (1) sudah terpenuhi, setelah (2) dilakukan, perubahan masih bisa terjadi karena rupanya dari hasil studi mendalam di lapangan, desainer masih banyak mengandalkan pada asumsi, rumus-rumus baku dengan solusi baku tertentu. Dalam realitasnya, hal itu jarang terjadi. Konteks budaya dan pengalaman personal individu atau organisasi menentukan berhasil tidaknya produk, apapun itu produknya.</p>
<p>Berita baiknya adalah kita semua diundang untuk menjadi desainer yang berpikir desain (<em>design thinking</em>).</p>
<p><a href="http://www.ideaconnection.com/innovation.html?partner=13966&#038;bnr=20" title="Corporate Solutions"><img src="http://www.ideaconnection.com/images/af13966/corporate-solutions.jpg" alt="Corporate Solutions"></a></p>
<p>Salam Inovator!<br />
Avanti Fontana</p>
<p>Links:<br />
www.imedcoaching.com<br />
www.avantifontana.com/blog<br />
innovatewecan.wordpress.com<br />
facebook.com/avanti.fontana<br />
linked-in<br />
avantifontana[at]gmail.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2010/01/19/design-thinking/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Co-Innovation</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2010/01/12/co-innovation/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2010/01/12/co-innovation/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 04:57:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<category><![CDATA[Asia-Pacific]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Management Innovation]]></category>

		<category><![CDATA[South-East Asia]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[coaching for innovation]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation in development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2010/01/12/co-innovation/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kita memasuki hampir dua minggu tahun 2010 ini, saya melihat banyak sekali perkembangan inovasi baik praktik dan konsep hampir di segala penjuru dunia. Untuk itu, pembaca budiman dapat meng-klik Google, YouTube, Yahoo, Facebook, atau situs-situs perusahaan paling inovatif di dunia. 
Saat saya meng-klik www.ideo.com, mata saya terpana oleh satu judul berita Ideo and Ford [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kita memasuki hampir dua minggu tahun 2010 ini, saya melihat banyak sekali perkembangan inovasi baik praktik dan konsep hampir di segala penjuru dunia. Untuk itu, pembaca budiman dapat meng-klik Google, YouTube, Yahoo, Facebook, atau situs-situs perusahaan paling inovatif di dunia. </p>
<p>Saat saya meng-klik www.ideo.com, mata saya terpana oleh satu judul berita <em>Ideo and Ford Co-Innovate</em>. Membaca ini mengingatkan saya pada salah satu prinsip inovasi yang diluncurkan oleh Prahalad &#038; Krishnan dalam buku <em>The New Age of Innovation</em>. Prinsip itu adalah <em>value co-creation</em>. Kalau value <em>co-creation</em> merujuk pada proses inovasi yang melibatkan konsumen dari sejak awal proses inovasi; kerja sama antara produsen dan konsumen. <em>Co-innovation</em> merujuk pada kerja sama antara dua produsen atau lebih. <em>Value co-creation</em> pun dapat dan sudah sepantasnya diterapkan pada praktik <em>co-innovation</em>.</p>
<p>Sudah sejauh manakah kita menerapkan konsep penciptaan nilai secara bersama antara produsen (Anda, saya, kita) dan konsumen produk, barang atau jasa yang kita hasilkan?</p>
<p>Sudah sejauh manakah kita melakukan ko-inovasi dengan partner-partner bisnis kita?</p>
<p>Dalam konteks inovasi di lingkungan kerja atau di lingkungan masyarakat, <em>value co-creation</em> dan <em>co-innovation</em> bisa dan selayaknya diterapkan antar individu, antar komunitas, antar pemimpin dan yang dipimpin, dalam paradigma kolaborasi dan mitra kerja sama inovasi.</p>
<p>Selamat berinovasi.<br />
Avanti Fontana</p>
<p><a href="http://www.ideaconnection.com/innovation.html?partner=13966&#038;bnr=20" title="Corporate Solutions"><img src="http://www.ideaconnection.com/images/af13966/corporate-solutions.jpg" alt="Corporate Solutions"></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2010/01/12/co-innovation/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Innovating</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2009/11/08/innovating/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2009/11/08/innovating/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 15:19:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<category><![CDATA[Asia-Pacific]]></category>

		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Management Innovation]]></category>

		<category><![CDATA[South-East Asia]]></category>

		<category><![CDATA[Syllabus and Module]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[coaching for innovation]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation in development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2009/11/08/innovating/</guid>
		<description><![CDATA[Kompas 8 November 2009 memuat tinjauan buku Innovate We Can! Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai (Individu, Organisasi, Masyarakat). Tinjauan buku itu ditulis oleh Phillip Gobang dari CIS.
Avanti Fontana menambahkan apa yang sudah diulas pada tinjauang buku tersebut di atas, yaitu bahwa salah satu prinsip inovasi yang tidak boleh diabaikan adalah &#8220;melakukan inovasi sekarang juga.&#8221; Jangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/11/08/02543331/saatnya.berinovasi"><em>Kompas</em> 8 November 2009</a> memuat tinjauan buku <em>Innovate We Can! Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai (Individu, Organisasi, Masyarakat)</em>. Tinjauan buku itu ditulis oleh Phillip Gobang dari CIS.</p>
<p>Avanti Fontana menambahkan apa yang sudah diulas pada tinjauang buku tersebut di atas, yaitu bahwa salah satu prinsip inovasi yang tidak boleh diabaikan adalah &#8220;melakukan inovasi sekarang juga.&#8221; Jangan tunda, Jangan melakukannya untuk masa depan. Melakukan inovasi secara berkesinambungan dalam organisasi dan komunitas berarti melakukan proses penciptaan nilai dan menciptakan nilai secara terus-menerus. Ini ditandai dengan adanya perubahan-perubahan drastis dalam hubungan antara NILAI MANFAAT yang konsumen/pengguna/masyarakat pada umumnya akan peroleh dan NILAI MONETER atau harga/uang yang konsumen atau pengguna atau masyarakat akan keluarkan. Tingkat tertinggi nilai manfaat yang dipersepsikan konsumen merupakan tingkat harga paling tinggi yang konsumen mau bayar. Semakin besar nilai manfaat dibandingkan dengan harga yang konsumen harus atau perlu bayar, semakin baik, tidak saja dari sudut pandang konsumen/pengguna/masyarakat tetapi juga dari sudut produsen. Besarnya nilai manfaat untuk konsumen menurut persepsi konsumen menjadi proksi besarnya surplus produsen. Sepanjang produsen memperoleh surplus produsen dan sepanjang konsumen mempersepsikan surplus konsumen, semakin langgenglah proses penciptaan nilai dalam inovasi.* <em>Info on Corporate Seminar and Training &#038; Workshop on Innovation, Please Contact buku[at]avantifontana[dot]com or call/SMS 081310182099. Thank You</em>  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2009/11/08/innovating/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Creative Entrepreneurs, Replicative Entrepreneurs, Innovative Entrepreneurs, Innovators</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2009/08/08/creative-entrepreneurs-replicative-entrepreneurs-innovative-entrepreneurs-innovators/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2009/08/08/creative-entrepreneurs-replicative-entrepreneurs-innovative-entrepreneurs-innovators/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 07:22:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[English]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Management Innovation]]></category>

		<category><![CDATA[South-East Asia]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[coaching for innovation]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2009/08/08/creative-entrepreneurs-replicative-entrepreneurs-innovative-entrepreneurs-innovators/</guid>
		<description><![CDATA[Who are they? What do they do? What are in names?
INFO BUKU INOVASI
INNOVATE WE CAN! How to Create Value through Innovation in Your Organization and Society
Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai
Buku dalam Bahasa Indonesia (Book in Indonesian)
Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia
Tebal: xxviii + 316 halaman
Ukuran Buku: 16,5 x 23 cm
ISBN: 978-979-02-5671-2
Beli/Pesan-Kirim: TB Gramedia, Leksika, dll./SMS 0813-1862-1970, buku[at&#124;avantifontana.com
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Who are they? What do they do? What are in names?</strong></p>
<p>INFO BUKU INOVASI</p>
<p>INNOVATE WE CAN! How to Create Value through Innovation in Your Organization and Society<br />
Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai<br />
Buku dalam Bahasa Indonesia (Book in Indonesian)<br />
Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia<br />
Tebal: xxviii + 316 halaman<br />
Ukuran Buku: 16,5 x 23 cm<br />
ISBN: 978-979-02-5671-2<br />
Beli/Pesan-Kirim: TB Gramedia, Leksika, dll./SMS 0813-1862-1970, buku[at|avantifontana.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2009/08/08/creative-entrepreneurs-replicative-entrepreneurs-innovative-entrepreneurs-innovators/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Inovasi (Workshop on Innovation)</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2009/01/04/segera-terbit-buku-tentang-inovasi-dan-penciptaan-nilai-how-to-create-value-through-innovation-in-your-organization-and-society/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2009/01/04/segera-terbit-buku-tentang-inovasi-dan-penciptaan-nilai-how-to-create-value-through-innovation-in-your-organization-and-society/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 07:03:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[Events]]></category>

		<category><![CDATA[IM-ED-GSA]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Management Innovation]]></category>

		<category><![CDATA[South-East Asia]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[coaching for innovation]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[engaged scholarship]]></category>

		<category><![CDATA[innovation in development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2009/01/04/segera-terbit-buku-tentang-inovasi-dan-penciptaan-nilai-how-to-create-value-through-innovation-in-your-organization-and-society/</guid>
		<description><![CDATA[Keywords: innovators, entrepreneurs, innovation management, leadership, creativity, coaching for innovation, executive development program, strategy, branding, performance&#8230;
INFO BUKU
Judul: INNOVATE WE CAN! How to Create Value through Innovation in Your Organization and Society
Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai
Buku dalam Bahasa Indonesia (Book in Indonesian)
Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia (Cetakan-1, Maret 2009)
Tebal: xxviii + 316 halaman
Ukuran Buku: 16,5 x 23 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Keywords: innovators, entrepreneurs, innovation management, leadership, creativity, coaching for innovation, executive development program, strategy, branding, performance</em>&#8230;</p>
<p>INFO BUKU<br />
Judul: <em>INNOVATE WE CAN! How to Create Value through Innovation in Your Organization and Society</em><br />
Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai<br />
Buku dalam Bahasa Indonesia <em>(Book in Indonesian)</em><br />
Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia (Cetakan-1, Maret 2009)<br />
Tebal: xxviii + 316 halaman<br />
Ukuran Buku: 16,5 x 23 cm<br />
ISBN: 978-979-02-5671-2<br />
Harga: Rp90.000,-</p>
<blockquote><p>Melakukan inovasi tidak cukup hanya dengan memiliki ide-ide brilian. Melakukan inovasi tidak cukup hanya dengan melakukan invensi. Inovasi, lebih dari itu. &#8230;</p></blockquote>
<p>Buku <em>Innovate We Can!</em> memperkenalkan prinsip-prinsip manajemen inovasi dan faktor-faktor yang menunjang pelaksanaan inovasi di tingkat individu, organisasi, dan masyarakat. Kreativitas sosial dan kolaborasi menjadi salah satu tema penting dalam menunjang lahirnya banyak pusat proses penciptaan nilai dan inovasi di Indonesia.</p></blockquote>
<p>Kita, Indonesia, bisa berinovasi! Kenali prinsip dan manajemennya, proses dan kompasnya. Bangun kolaborasi dan tumbuh-kembangkan kreativitas sosial. Inovasi merupakan elemen penting dalam perekonomian kreatif.  </p>
<p><em>Cuplikan Prakata (Vincent Gaspersz)</em><br />
&#8220;&#8230; Patut dicatat oleh manajemen organisasi, bahwa peningkatan inovasi nilai tidak hanya ditujukan semata-mata kepada pelanggan eksternal atau pembeli, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan inovasi nilai kepada pelanggan internal (karyawan) dan pemasok material, karena pada dasarnya mereka ini yang mendukung terciptanya peningkatan inovasi nilai kepada pelanggan eksternal atau pembeli. Berdasarkan kenyataan ini, setiap perusahaan dapat membuat model yang mengidentifikasikan kesempatan-kesempatan untuk meningkatkan inovasi nilai sesuai situasi dan kondisi aktual dari perusahaan itu. &#8230;&#8221;</p>
<p><em>Cuplikan Kata Sambutan (Frans M Parera)</em><br />
&#8220;&#8230; Selama membaca pendahuluan buku ini, saya seperti menonton promosi film ”Laskar Pelangi,” membawa imajinasi saya ke sebuah landscape, nonfiksi dan fiksi, fakta dan imajinasi, seperti tuntutan presentasi seorang guru di kelas, penuh pergulatan atas realitas yang mau digenggam dan diberdayakannya. Banyak hal menarik bab demi bab khusus bagi mereka yang mendalami sosiologi industri, ilmu manajemen, etika bisnis di tengah lingkungan sosial yang dilanda tragedi pasar global dengan pesan-pesan nilainya seperti &#8230;&#8221;</p>
<p><em>Cuplikan Pendahuluan</em><br />
&#8220;&#8230; Picuan eksternal saja tidak cukup untuk membuat organisasi, individu, dan pemerintah (<em>part of society</em>) berinovasi. Pemerintah, organisasi, dan individu perlu memperlengkapi diri dengan perangkat-perangkat penunjang inovasi, baik yang berwujud maupun yang nirwujud. Pemimpin dan kepemimpinan menjadi faktor penting; tidak ada inovasi tanpa kepemimpinan. Kreativitas dari dalam organisasi menjadi faktor pemicu berikutnya. Dewasa ini dan di masa mendatang, kreativitas menjadi salah satu faktor yang memungkinkan ditemukannya ide baru, pengembangan baru, hingga cara baru diseminasi barang dan/atau jasa yang dihasilkan. Kreativitas sosial (akan) menjadi primadona. &#8230;&#8221;</p>
<blockquote><p><em>Cuplikan Sebagian Testimonial</em></p></blockquote>
<p>“Companies in emerging economies have often competed on low labour cost when it came to exports, or were protected by trade barriers for their home markets. These strategies have their limits: cost competition often becomes a race to the bottom and there are always locations elsewhere in the world that can be even cheaper than you. Moreover the world has moved towards more open competition and trade barriers have become a limited form of protection. Therefore companies in emerging economies like Indonesia need to learn how to create value through innovation. Innovation is not easy: it is risky and it requires a lot of innovation and creativity, excellent project management, a clear vision, etc. And there is no guarantee for success. But Indonesia has also an advantage: a large market of lower middle class and bottom of the pyramid consumers that can be a splendid source for innovations for new products, processes or business concepts. We have learned over the last 30 years how to increase our chances for success by better managing the innovation process. In this book you will find a number of ideas and concepts, which are anchored in the worldwide experience, but which can be adapted to the local Indonesian market. I am sure it will stimulate some companies in Indonesia to take the plunge and become a better innovator.” <em>(Arnoud De Meyer, Director of Judge Business School at the University of Cambridge, and Co-author of Inspire to Innovate: Management and Innovation in Asia. Palgrave Macmillan, 2005)</em></p>
<p>“… Buku ini memang berbeda dari buku lain yang membahas tentang inovasi, manajemen dan kreasi nilai sehingga sangat patut untuk dibaca dan dijadikan acuan serta kajian kita semua.” <em>(Nining I. Soesilo, Kepala UKM Center, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia)</em></p>
<p>“… Semoga buku ini dapat menjadi pelita dan solusi bagi para pembacanya sehingga manajemen inovasi dan penciptaan nilai dapat dipahami dengan lebih mudah.” <em>(Thomas Darmawan, Ketua Komite Tetap Pengembangan dan Pemasaran Produk Kadin Indonesia, Wakil Ketua Dewan Riset Nasional)</em></p>
<p>“Buku ini baik dalam menginspirasi kita semua, bahwa inovasi wajib untuk terus-menerus dilakukan sesuai dengan needs, wants, demands target market yang dituju, dan tentunya dalam melakukannya harus diatur. Selamat untuk buku INNOVATE WE CAN! ini dan sukses dalam memberikan kontribusi bagi bangsa &#038; Negara Kesatuan RI yang kita cintai ini.” <em>(Bryan Tilaar, Direktur Utama PT Martina Berto, Martha Tilaar Group)</em></p>
<p>“… Buku ini menjadi unik dengan adanya pembahasan mengenai coaching, yang merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran perusahaan kelas dunia saat ini. Selamat membaca dan mari berinovasi!” <em>(Didit Herawan, Country Director/General Manager, Motorola Home &#038; Networks Mobility, Indonesia)</em></p>
<p>“… Tetapi buku ini membuktikan, kreativitas dan inovasi adalah domain yang seharusnya terbuka, bersistem, berjejaring, interdependen, dan beyond personal. Sebab dengan perspektif demikian, kreativitas dan inovasi dapat lebih diarahkan menjadi sebuah gerakan besar dalam membangkitkan sebuah bangsa menuju puncak kejayaannya. Makanya, ini buku penting yang penting dibaca oleh orang-orang terpenting di negeri ini.&#8221; <em>(Edy Zaqeus, Penulis Bestseller, Bornrich Consulting)</em></p>
<p>“… Buku ini perlu menjadi referensi para pemimpin Negara, anggota legislatif, dan semua pihak yang mau berkontribusi bagi Indonesia baik di lembaga-lembaga pemerintahan maupun swasta.” <em>(Phillip Gobang, Pengamat Pembangunan Sosial Politik Indonesia, Center for Innovation Studies)</em><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p><em>Forthcoming</em></p>
<h3 class="mast"> Workshop<br />
<em>How to Create Value through Innovation in Your Organization and Society</em><br />
</h3>
<p>Identifikasi Rantai Nilai Inovasi Perusahaan Anda! Tingkatkan Keunggulannya.<br />
Pantau Radar Inovasi Perusahaan Anda! Pilih yang Paling Berdampak.<br />
Kelola Aplikasi Dua Prinsip Inovasi dan Delapan Prinsip Manajemen Inovasi Perusahaan Anda.<br />
Kepemimpinan dalam Inovasi adalah Krusial dan Ia perlu Ditunjang oleh Tujuh Faktor Lainnya.<br />
Info <em>Workshop</em>: buku[at]avantifontana.com/0813-1018-2099</p>
<p>INFO PERS<br />
*Majalah <em><a href="www.marketing.co.id">MARKETING</a></em> 03/IX/Maret 2009 menampilkan ulasan tentang merek-merek inovatif di dunia. Lihat juga hasil wawancara Purjono Agus Suhendro dari Majalah <em>MARKETING</em> dengan Avanti Fontana: &#8220;Dunia Inovasi, Dunia Paradoks&#8221; (halaman 48-50). </p>
<p>*<a href="http://www.andaluarbiasa.com/innovate-we-can">Info Buku</a></p>
<p>*<a href="http://www.andaluarbiasa.com/avanti-fontana-indonesia-perlu-membangun-sistem-kreativitas-sosial-dan-sistem-inovasi">Wawancara tentang Buku</a></p>
<p><em>Beli/Pesan Buku</em><br />
Dapatkan di toko buku terdekat atau order via email: buku[at]avantifontana.com </p>
<h3 class="mast">Previous Talk Show, Seminar, Workshop<br />
<em>Innovate We Can!<br />
How to Create Value through Innovation in Your Organization and Society</em><br />
</h3>
<p>TB Leksika Lenteng Agung, Sabtu 4 April 2009, 14.00-16.00 WIB.<br />
TB Leksika Rawamangun, MInggu 5 April 2009, 10.00-12.00 WIB.<br />
TB Leksika Lenteng Agung, Sabtu 18 April 2009, 14.00-15.30 WIB.<br />
TB Leksika Rawamangun, Minggu 19 April 2009, 14.00-15.30 WIB.<br />
TB Gramedia Matraman, Minggu 26 April 2009, 15.00-17.00 WIB.<br />
TB Gramedia Matraman, Sabtu 9 Mei 2009, 14.00-17.00 WIB.<br />
Dan seterusnya.</p>
<p><a href='http://www.avantifontana.com/blog/wp-content/uploads/2009/04/workshop-innovate-we-can.jpg' title='Workshop Innovate We Can'><img width="250" src='http://www.avantifontana.com/blog/wp-content/uploads/2009/04/workshop-innovate-we-can.jpg' alt='Workshop Innovate We Can' /></a><br />
</p>
<p><a href='http://www.avantifontana.com/blog/wp-content/uploads/2009/04/talkshow-innovate-we-can.jpg' title='Talkshow Innovate We Can'><img width="250"  src='http://www.avantifontana.com/blog/wp-content/uploads/2009/04/talkshow-innovate-we-can.jpg' alt='Talkshow Innovate We Can' /></a></p>
<p><a href='http://www.avantifontana.com/blog/wp-content/uploads/2009/04/innovation-series-seminar.jpg' title='Innovation Series Seminar'><img width="250"  src='http://www.avantifontana.com/blog/wp-content/uploads/2009/04/innovation-series-seminar.jpg' alt='Innovation Series Seminar' /></a><br />
</p>
<p><em>Last upd. info: 8 August 2009</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2009/01/04/segera-terbit-buku-tentang-inovasi-dan-penciptaan-nilai-how-to-create-value-through-innovation-in-your-organization-and-society/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ekosistem Inovasi</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2008/04/01/ekosistem-inovasi/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2008/04/01/ekosistem-inovasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 10:07:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2008/04/01/ekosistem-inovasi/</guid>
		<description><![CDATA[Menarik membaca artikel pada Harvard Business Review April 2008 berjudul “Reverse Engineering
Google’s Innovation Machine” ditulis oleh Bala Iyer &#038; Thomas H Davenport.
Sebagai perusahaan besar berbasis internet, Google menonjol sebagai perusahaan yang sukses dan sangat inovatif. Google unggul dalam IT dan arsitektur bisnis, eksperimentasi, improvisasi, pengambilan keputusan yang analitis, pengembangan produk yang partisipatif, dan bentuk-bentuk inovasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik membaca artikel pada <em>Harvard Business Review</em> April 2008 berjudul “Reverse Engineering<br />
Google’s Innovation Machine” ditulis oleh Bala Iyer &#038; Thomas H Davenport.</p>
<p>Sebagai perusahaan besar berbasis internet, Google menonjol sebagai perusahaan yang sukses dan sangat inovatif. Google unggul dalam IT dan arsitektur bisnis, eksperimentasi, improvisasi, pengambilan keputusan yang analitis, pengembangan produk yang partisipatif, dan bentuk-bentuk inovasi yang berbeda dari yang biasanya. Budaya perusahaan Google berhasil menarik talenta-talenta teknik yang cemerlang. </p>
<p>Iyer &#038; Davenport melakukan pengamatan dan penelitian atas perusahaan Google yang berkaitan dengan bagaimana praktik-praktik inovasi bisnis dan manajemen Google. Sebagai pembelajar manajemen inovasi, saya tertarik mengangkat sedikit intisari artikel Iyer &#038; Davenport di sini (1) untuk membagi info singkat tentang tulisan menarik dan inspiratif ini dan (2) mau mendorong para pembelajar manajemen inovasi untuk melihat dan mengamati dengan cukup dekat praktik-praktik manajemen inovasi perusahaan-perusahaan baik itu skala UKM maupun skala besar di Indonesia. Tidak heran bila nanti dalam proses penelitian dan pengamatan ini para pembelajar memperoleh pandangan-pandangan dan resep-resep manajemen inovasi yang menarik dan dapat diterapkan pada organisasi lain&#8211;dengan tetap berpegang pada catatan bahwa konteks perusahaan dan bisnis berperan penting dalam menentukan keberhasilan setiap emulasi resep manajemen baru dari perusahaan atau organisasi lain. Perhatian lebih rinci pada setiap konteks perusahaan dan medan ekosistem bisnis dan inovasinya akan menambah data dan informasi bagi setiap inspirasi manajemen baru.</p>
<p>Kembali kepada intisari artikel Iyer &#038; Davenport. Mereka mengidentifikasi praktik-praktik kunci dari inovasi Google yang dapat diemulasi oleh perusahaan atau bisnis lain. Berita baiknya adalah kita dapat belajar dari keberhasilan dan keunikan Google berinovasi dan dapat mencontoh model dan praktik manajemen inovasi yang relevan seperti penggunaan arsitektur berbasis teknologi untuk inovasi yang disertai dengan strategi organisasi dan budaya yang harmonis dan saling menguatkan, sebagai bukti hasil pemikiran sangat matang. Beberapa poin tindakan yang menjadi unggulan dalampenatakelolaan inovasi, seperti ditulis dalam artikel Iyer &#038; Davenport: mempraktikkan kesabaran stratejik (<em>strategic patience</em>); mengeksploitasi infrastruktur “<em>build to build</em>”; mengatur ekosistem inovasi perusahaan; mengendalikan arsitektur disain organisasi; mendukung inspirasi dengan data; dan menciptakan budaya-budaya organisasi yang saling mendukung-membangun-menguatkan.</p>
<p>Inovasi pada zaman internet membutuhkan kapabilitas dinamik dalam mengantisipasi perubahan-perubahan pasar dan dalam menawarkan produk dan fungsi atau fitur baru dengan cepat. Google telah melakukan investasi substansial dalam mengembangkan kapasitas berinovasi (kapasitas inovasi) di tengah lingkungan bisnis yang berubah cepat. Dari artikel Iyer &#038; Davenport, saya dapat menarik kesimpulan: setiap penerapan manajemen inovasi harus memperhatikan konteks perusahaan dan konteks lingkungan bisnis di mana perusahaan beroperasi. Pun setiap resep inovasi dapat diemulasi dengan tetap memperhatikan konteks perusahaan tujuan emulasi. Inovasi berbasis konteks. </p>
<p>Menurut saya, inovasi pada zaman internet membutuhkan urgensi aplikasi dalam: kreativitas sosial (<em>social creativity</em>), percepatan pengembangan produk (<em>accelerated product development</em>), disain organisasi dan budaya kreatif (<em>creative organization design and culture</em>), pendekatan humanis (<em>human approach</em>) dan berpolapikir spiritus (<em>superconscious mind</em>) yang berciri cinta, <em>antara lain</em> ditandai dengan sifat/sikap responsif, eksploratif, komunikatif, optimistik, ada ketertarikan, berkelimpahan, saling terkait (<em>connected</em>),  atentif, fluid, ada kesabaran, dan dapat serta mau melayani untuk kepentingan yang lebih besar, orang banyak (<em>able to serve and be served</em>), <em>trust</em>, keutuhan, kebijaksanaan, kebersatuan, kebebasan, kreativitas…@F</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2008/04/01/ekosistem-inovasi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Knowledge Management &#038; Innovation</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2008/03/24/knowledge-management-innovation/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2008/03/24/knowledge-management-innovation/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 03:57:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation in development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2008/03/24/knowledge-management-innovation/</guid>
		<description><![CDATA[Manajemen Pengetahuan (KM) dan Inovasi
KM didefinisikan sebagai proses lewat mana perusahaan menghasilkan nilai dari aset perusahaan yang berbasis intelektual dan pengetahuan. Proses menghasilkan nilai dari aset intelektual dan aset pengetahuan ini melibatkan proses sharing atau proses membagi dengan cara menyampaikan aset-aset berbasis pengetahuan tersebut di antara para manajer, para karyawan, departemen, dan bahkan perusahaan-perusahaan lain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Manajemen Pengetahuan (KM) dan Inovasi</strong><br />
KM didefinisikan sebagai proses lewat mana perusahaan menghasilkan nilai dari aset perusahaan yang berbasis intelektual dan pengetahuan. Proses menghasilkan nilai dari aset intelektual dan aset pengetahuan ini melibatkan proses sharing atau proses membagi dengan cara menyampaikan aset-aset berbasis pengetahuan tersebut di antara para manajer, para karyawan, departemen, dan bahkan perusahaan-perusahaan lain dalam upaya untuk mentransfer best practices. Yang penting untuk dicatat di sini adalah bahwa definisi ini tidak bicara apapun tentang teknologi (teknologi informasi). KM didukung oleh teknologi informasi dan perusahaan memerlukannya, Tetapi teknologi informasi pada dirinya sendiri adalah bukan KM. Teknologi informasi adalah kondisi yang perlu (<em>necessary condition</em>) dalam KM, bukan kondisi yang cukup (<em>sufficient condition</em>) dalam KM. </p>
<p>Keterkaitannya antara KM dan inovasi adalah bahwa KM menunjang upaya dan daya inovasi perusahaan. KM dapat memberi kontribusi penting dalam setiap kegiatan rantai nilai inovasi. Basis KM yang kuat dalam perusahaan menjadi modal awal yang baik untuk setiap upaya dan implementasi inovasi. Dan hasil-hasil kegiatan inovasi pada gilirannya akan memperkuat atau dapat memperbaharui basis KM perusahaan. Praktik-praktik unggul dalam perusahaan (<em>best practices</em>) yang dapat ditransfer antar unit dalam organisasi atau perusahaan yang sama atau antar perusahaan berbeda tanpa adanya inovasi lebih lanjut akan menjadi usang dan tidak lagi dapat menopang kehidupan perusahaan. Pada situasi ini, inovasi harus dilakukan untuk merevitalisasi dan memperbaharui atau menciptakan praktik-praktik terbaik di dalam perusahaan (<em>best practices</em>). </p>
<p>Hubungan antara KM dan kinerja perusahaan (<em>bottom-line performance</em>) harus dilihat dari perspektif yang lebih luas dan sistemik yang memperhitungkan semua pemangku kepentingan (<em>stakeholders</em>) yang relevan. KM sebagai dasar atau basis inovasi. KM dapat diumpamakan sebagai otak dari inovasi dalam perusahaan atau organisasi. Kinerja organisasi adalah konsekuensi logis dari keberhasilan teknis, komersial, dan ekonomi dari inovasi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2008/03/24/knowledge-management-innovation/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Knowledge, Innovation &#038; Coaching</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2008/02/24/knowledge-innovation-change/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2008/02/24/knowledge-innovation-change/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 04:46:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Asia-Pacific]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[coaching for innovation]]></category>

		<category><![CDATA[innovation in development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2008/02/24/knowledge-innovation-change/</guid>
		<description><![CDATA[Pengetahuan, Inovasi dan Coaching 
Dalam membahas Pengetahuan dan Inovasi, kita dapat mulai membahasnya dengan bertanya apa itu pengetahuan, apa itu inovasi, bagaimana pengetahuan diciptakan, bagaimana inovasi lahir? Kita kemudian dapat bertanya bagaimana pengetahuan dibagi, ditransfer kepada pihak-pihak yang membutuhkan? Bagaimana membangun dan menciptakan kondisi organisasi yang memungkinkan tercipta dan diciptakan atau dilahirkan pengetahuan-pengetahuan baru, dibagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pengetahuan, Inovasi dan Coaching</strong> </p>
<p>Dalam membahas Pengetahuan dan Inovasi, kita dapat mulai membahasnya dengan bertanya apa itu pengetahuan, apa itu inovasi, bagaimana pengetahuan diciptakan, bagaimana inovasi lahir? Kita kemudian dapat bertanya bagaimana pengetahuan dibagi, ditransfer kepada pihak-pihak yang membutuhkan? Bagaimana membangun dan menciptakan kondisi organisasi yang memungkinkan tercipta dan diciptakan atau dilahirkan pengetahuan-pengetahuan baru, dibagi dan ditransfernya pengetahuan-pengetahuan itu dan diolahnya pengetahuan-pengetahuan itu sehingga menghasilkan produk, barang atau jasa atau bentuk pelayanan lain yang bermanfaat bagi orang lain atau pihak lain atau bagi orang-orang yang menjadi target &#8220;pelayanan&#8221; organisasi atau perusahaan. Manajemen Pengetahuan (<em>Knowledge Management</em>) menjadi kondisi yang perlu untuk menengahi proses dan output dari penciptaan pengetahuan (<em>Knowledge Creation</em>), pembagian pengetahuan (<em>Knowledge Sharing</em>), pentransferan pengetahuan (<em>Knowledge Transfer</em>)&#8230; Inovasi dapat kita lihat sebagai output langsung atau tidak langsung dari proses penciptaan, pembagian, dan pentransferan pengetahuan&#8230;bahwa proses-proses tersebut berperan dalam menghidupkan <a href="http://www.avantifontana.com/blog/2008/01/08/rantai-nilai-inovasi-coaching/">Rantai Nilai Inovasi</a>. Inovasi diwujudkan dalam bentuk pelayanan (<em>service</em>) organisasi atau perusahaan dalam bentuk barang atau jasa atau proses produksi atau sistem distribusi atau gaya dan sistem manajemen yang menghasilkan perubahan besar dalam hubungan antara NILAI (yang dipersepsikan atau dirasa oleh orang-orang yang kita targetkan kita layani atau konsumen kita) dan harga (nilai moneter). Kesiapan dan kesediaan konsumen membayar (harga atau nilai moneter) adalah respons logis tanpa paksaan terhadap nilai guna produk atau layanan yang diberikan perusahaan, yang kita berikan. Tindakan atau hasil inovasi selain menyiratkan dan menyuratkan adanya perubahan drastis dalam hubungan antara nilai guna dan nilai moneter produk, ia juga dapat mengubah cara melihat individu, organisasi, dan industri serta komunitas atau masyarakat secara luas ke cara melihat yang lebih holistik atas segala sesuatu.</p>
<p><strong><em>Knowledge and Innovation process and outcomes in the level of organization can trigger changes in society&#8230;in return, linear or in nonlinear fashion, it can trigger further knowledge creation, sharing and transfer and innovation in organizations and society. <a href="http://www.avantifontana.com/en/im-ed-coaching-service">Coaching</a> facilitates the creation and implementation of Knowledge, Innovation and Change in organizations and society</em>.</strong>       </p>
<p>Avanti Fontana<br />
<a href="http://www.certifiedcoach.org/" target="_blank"><img src="http://certifiedcoach.org/images/member2008.jpg" width="250" height="63" border="0"></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2008/02/24/knowledge-innovation-change/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
