<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.1" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>avantifontana.com &#187; Books</title>
	<link>http://www.avantifontana.com/blog</link>
	<description>IM-ED™ Coaching Blog</description>
	<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 15:05:48 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Avanti Fontana on Q</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/16/avanti-fontana-on-q/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/16/avanti-fontana-on-q/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 14:24:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<category><![CDATA[Asia-Pacific]]></category>

		<category><![CDATA[Avanti Fontana on Q]]></category>

		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[Creating Value through Innovation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/16/avanti-fontana-on-q/</guid>
		<description><![CDATA[Kita hidup di zaman inovasi. Semakin banyak pihak menyadari pentingnya inovasi. Semakin banyak pihak mendorong agar inovasi dipraktikkan. Semakin mantaplah laju gerakan inovasi nasional. Ini terjadi pada situasi di mana sudah banyak inovasi terjadi. Pun banyak juga yang belum terjadi. Mengapa?
Banyak invensi muncul. Berapa persen yang menjadi barang atau jasa atau layanan atau produk inovatif? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita hidup di zaman inovasi. Semakin banyak pihak menyadari pentingnya inovasi. Semakin banyak pihak mendorong agar inovasi dipraktikkan. Semakin mantaplah laju gerakan inovasi nasional. Ini terjadi pada situasi di mana sudah banyak inovasi terjadi. Pun banyak juga yang belum terjadi. Mengapa?</p>
<p>Banyak invensi muncul. Berapa persen yang menjadi barang atau jasa atau layanan atau produk inovatif? Dari seratus persen jumlah inovasi yang berhasil, lebih dari 90 persen merupakan inovasi yang dilakukan oleh orang-orang awam, orang-orang biasa dengan prinsip-prinsip tertentu, praktik dan disiplin inovasi tertentu. Berita baiknya: Inovasi dan kemampuan-kemampuan pendukungnya dapat kita pelajari, kita latih, dan kita pertajam.</p>
<p>Bagaimana sistematika praktik inovasi? Prinsipnya? Disiplinnya? Apa yang perlu lebih dahulu dilakukan untuk mendukung keberhasilan inovasi secara sosial dan ekonomi? Apa indikator keberhasilan inovasi? Apa perbedaan inovasi dari kreativitas? Bagaimana dengan invensi? Lalu apa itu <em>knowledge management</em>? Dan seterusnya, kita bisa melanjutkannya dengan pertanyaan lain yang mengambil perhatian lebih banyak pihak. Bagaimana memasyarakatkan inovasi sehingga menjadi hal yang normal dalam kehidupan organisasi, komunitas, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia?</p>
<p>Bila melihat Indeks Inovasi Global (IIG) Indonesia (INSEAD 2009), Indonesia rangking 49 dari 130 negara. Indonesia perlu memberi lebih banyak perhatian terhadap pembangunan lingkungan inovasi kondusif. Lingkungan inovasi kondusif mendorong dan menunjang pelaksanaan inovasi. Dan tentunya menjadi dasar keberhasilan inovasi, yang dalam GII ditunjukkan dalam tiga pilar output inovasi (<em>Knowledge, Competitiveness, Wealth</em>). </p>
<p>Menurut <em>Global Innovation Index</em> (INSEAD 2009) lima pilar input inovasi yang menyusun lingkungan inovasi yang kondusif: dukungan institusi dan kebijakan, kapasitas manusia karya Indonesia yang tinggi, infrastruktur memadai, serta pasar dan bisnis yang bersih dan berwibawa. </p>
<p>Perhatikan 10 besar perekonomian terinovatif (GII, INSEAD 2009): Amerika Serikat, Jerman, Swedia, Inggris, Singapura, Korea Selatan, Swiss, Denmark, Jepang, dan Belanda. China rangking 37 dengan indeks daya saing yang tinggi, jauh melebihi Indonesia. </p>
<p>Bagaimana meningkatkan kapasitas inovasi Indonesia? </p>
<p>Jika inovasi merupakan pencapaian secara sosial dan ekonomi maka keberhasilan input dan proses inovasi merupakan kondisi yang perlu bahkan harus ada. Mari bersama kita tingkatkan inovasi Indonesia dan inovasi-inovasi di Indonesia.</p>
<p>AFQ bertujuan menginspirasi Indonesia Berinovasi, suatu gerakan inovasi nasional ber-tagline 40 buku dengan tayangan-tayangan interaktif bersama para pemerhati, praktisi, wirausaha, pemilik dan/atau pimpinan usaha, pendidik dan peneliti dalam bidang-bidang yang relevan, terkait inovasi, dan solusi atas problematika inovasi. </p>
<p>Para narasumber AFQ memberi kontribusi pengalaman dan pemikiran tentang bagaimana membangun inovasi Indonesia. AFQ memberi paparan inovasi yang dikaitkan dengan tema, isu dan/atau problematikan inovasi yang terkait. Ini penting untuk mendukung aktivitas penciptaan nilai dalam lingkup individu, organisasi, komunitas atau sosietas di Negara Kesatuan Republik Indonesia. </p>
<p>Sebagai <em>host</em> AFQ, Avanti Fontana aktif memfasilitasi forum-forum inovasi dan melakukan <em>coaching</em> (pendampingan) inovasi bagi para inovator dan tim-tim inovasi. Penulis <em>Innovate We Can! Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai</em> (Gramedia Widiasarana Indonesia 2009); ia memfasilitasi proses mengajar-belajar pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia untuk peserta tingkat sarjana dan pascasarjana. Ia aktif memasyarakatkan inovasi dalam tulisan, <em>workshop</em>, <em>seminar</em> dan <em>talk show</em>. </p>
<p>Selamat menyaksikan Avanti Fontana on Q!<br />
<em>Sampaikan pada blog ini komentar, pertanyaan atau catatan atas episode &#8220;Gerakan Inovasi Nasional&#8221; yang Anda saksikan. Sepuluh pertama memperoleh buku: <em>Innovate We Can!</em> yang ditulis oleh Avanti Fontana (Gramedia Widiasarana Indonesia 2009) dan <em>Knowledge Sharing Meningkatkan Kinerja Layanan Perusahaan</em> yang ditulis oleh Manerep Pasaribu (Elex Media Komputindo 2009). </em><br />
©2010 Avanti Fontana - All Rights Reserved</p>
<p>Salam Inovasi!<br />
Tim <em>Avanti Fontana on Q</em></p>
<p><a href="http://www.qchannel.tv">Video on Demand</a></p>
<p><a href="http://www.kalbe.co.id/community-relation/20478/saksikan-dr-boenjamin-setiawan-di-qtv-selasa-16-februari-2010.html">Lihat Promosi Program</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/16/avanti-fontana-on-q/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>The Practice of Innovation</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/07/the-practice-of-innovation/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/07/the-practice-of-innovation/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 21:15:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[Events]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Management Innovation]]></category>

		<category><![CDATA[South-East Asia]]></category>

		<category><![CDATA[Syllabus and Module]]></category>

		<category><![CDATA[Workshop]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/07/the-practice-of-innovation/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Practical Innovation&#8221; merupakan salah satu judul public/in-house workshop yang saya fasilitasi. Pada workshop dua hari ini (Jakarta, 10-11 Februari 2010), peserta diajak untuk melihat dan membahas prinsip dan proses inovasi serta mempraktikkan pendekatan diagnosis agar inovasi yang dilakukan organisasi dapat berjalan lebih cepat dan sistematis. Berbicara kecepatan, organisasi perlu ditunjang oleh lingkungan inovasi yang kondusif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;<em>Practical Innovation</em>&#8221; merupakan salah satu judul <em>public/in-house workshop</em> yang saya fasilitasi. Pada workshop dua hari ini (Jakarta, 10-11 Februari 2010), peserta diajak untuk melihat dan membahas prinsip dan proses inovasi serta mempraktikkan pendekatan diagnosis agar inovasi yang dilakukan organisasi dapat berjalan lebih cepat dan sistematis. Berbicara kecepatan, organisasi perlu ditunjang oleh lingkungan inovasi yang kondusif (stimulator inovasi). Lingkungan kondusif untuk inovasi akan menunjang lahirnya sumber-sumber peluang inovasi yang perlu diolah mengikuti prinsip-prinsip inovasi yang ada. Peserta workshop juga dipaparkan dan diaksikan dengan pendekatan <em>coaching</em> inovasi sebagai salah satu cara memfasilitasi proses inovasi dalam tim-tim yang ditugaskan dalam organisasi. (Info Workshop: 081802500074 Nana)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/07/the-practice-of-innovation/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Innovation Success</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/06/innovation-success/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/06/innovation-success/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 05:36:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Management Innovation]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[coaching for innovation]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[engaged scholarship]]></category>

		<category><![CDATA[innovation in development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/06/innovation-success/</guid>
		<description><![CDATA[Selain keberhasilan secara ekonomi, inovasi juga keberhasilan secara sosial. Perusahaan-perusahaan sekarang semakin memperhatikan pentingnya DESIGN THINKING dalam rangka menciptakan tidak hanya keberhasilan secara ekonomi tetapi juga secara sosial. Kedua indikator keberhasilan inovasi ini perlu berjalan seiring. Jika tidak, yang satu akan meniadakan yang lain. Jika tidak, prinsip menang-menang dalam beraktivitas tidak akan terjadi. Keberhasilan inovasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selain keberhasilan secara ekonomi, inovasi juga keberhasilan secara sosial. Perusahaan-perusahaan sekarang semakin memperhatikan pentingnya <em><a href="http://www.ideo.com/">DESIGN THINKING</a></em> dalam rangka menciptakan tidak hanya keberhasilan secara ekonomi tetapi juga secara sosial. Kedua indikator keberhasilan inovasi ini perlu berjalan seiring. Jika tidak, yang satu akan meniadakan yang lain. Jika tidak, prinsip menang-menang dalam beraktivitas tidak akan terjadi. Keberhasilan inovasi secara sosial dan ekonomi mengundang para inovator dan calon inovator untuk meningkatkan kerja sama mereka dengan para konsumen atau calon konsumen dan masyarakat atau para pemangku kepentingan. Kerja sama untuk menciptakan surplus konsumen dan surplus produsen. Kerja sama dalam penggalian ide, pengembangan produk dalam arti luas (barang/jasa, sistem distribusi, proses, dst.), dan difusi atau komersialisasi produk.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2010/02/06/innovation-success/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Design Thinking</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2010/01/19/design-thinking/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2010/01/19/design-thinking/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 14:44:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<category><![CDATA[Asia-Pacific]]></category>

		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Management Innovation]]></category>

		<category><![CDATA[South-East Asia]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[coaching for innovation]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation in development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2010/01/19/design-thinking/</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah Anda membeli suatu produk, contoh handphone, yang bagus dalam hal kualitas material dan warna dengan fitur teknologi super canggih namun Anda kesulitan dalam menggunakannya karena panduan penggunaan produk kurang user friendly? Pernahkah Anda mendengar atau membaca iklan suatu produk yang menurut Anda produk itu luar biasa, bermanfaat dan harga menarik, bahkan Anda pernah melihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah Anda membeli suatu produk, contoh <em>handphone</em>, yang bagus dalam hal kualitas material dan warna dengan fitur teknologi super canggih namun Anda kesulitan dalam menggunakannya karena panduan penggunaan produk kurang <em>user friendly</em>? Pernahkah Anda mendengar atau membaca iklan suatu produk yang menurut Anda produk itu luar biasa, bermanfaat dan harga menarik, bahkan Anda pernah melihat rekan atau tetangga Anda atau teman seperjalanan Anda menggunakannya? &#8220;Wah, andaikan aku memilikinya,&#8221; seru Anda dalam hati. Namun apa daya, produk itu tidak mudah ditemui atau tidak mudah Anda peroleh karena situasi kondisi yang Anda miliki dan hadapi tidak memungkinkan. Ada ruang dan waktu tertentu yang Anda tidak atau belum peroleh atau akses sehingga membuat Anda sulit berinteraksi dengan produk atau dengan tempat-tempat penjualannya. Pernahkah Anda mendesain suatu sistem kerja dalam suatu perusahaan atau di lingkungan masyarakat tetapi tidak semua karyawan atau tidak semua masyarakat komunitas tersebut menggunakannya? Pernahkah kita bertanya mengapa dan mengapa?</p>
<p>Lagi, penulis terinspirasi oleh tulisan-tulisan dan pemikiran-pemikiran tentang desain, antara lain lihat www.ideo.com. Para desainer sebelumnya atau biasanya hanya berfokus pada bagaimana memperbaiki tampak atau tampilan produk (barang atau jasa) dan fungsi serta berfungsinya barang atau jasa. Menariknya, akhir-akhir ini, pemikiran desain menjadi kepedulian organisasi bisnis dan organisasi nirlaba bahkan pemerintahan. Pemikiran ini menuntut organisasi, segala jenis organisasi dan individu-individu yang bertugas atau bermisi melakukan desain apapun, produk, kebijakan, peraturan, dan lain-lain untuk melihat lebih jauh dan dalam konteks, kebiasaan, asumsi, serta budaya di mana produk digunakan, kebijakan diterapkan, peraturan dilaksanakan. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi kegagalan produk, bahkan untuk meniadakan kegagalan produk, apapun itu produknya.</p>
<p>Berpikir desain adalah berpikir sistemik bahwa keberhasilan penggunaan produk atau penerapan kebijakan tidak terlepas dari keberhasilan desainer dalam menerjemahkan kebutuhan klien, konsumen atau pelanggan atau pemangku kepentingan dan melakukan uji coba - uji coba dalam bentuk prototipe sebelum meluncurkan secara final produk, apapun itu produknya.</p>
<p>Inti berpikir desain adalah (1) berpikir, melihat, mendengar apa kebutuhan konsumen, klien, atau pelanggan. Desainer terlibat dalam proses penemuan kebutuhan hingga serinci mungkin, tak ada yang terlewat. Semua suara didengar! Dan (2) berani membuat prototipe-prototipe dari produk yang desainer buat, sesuai dengan kebutuhan konsumen, pelanggan atau klien. Dalam prosesnya, walaupun (1) sudah terpenuhi, setelah (2) dilakukan, perubahan masih bisa terjadi karena rupanya dari hasil studi mendalam di lapangan, desainer masih banyak mengandalkan pada asumsi, rumus-rumus baku dengan solusi baku tertentu. Dalam realitasnya, hal itu jarang terjadi. Konteks budaya dan pengalaman personal individu atau organisasi menentukan berhasil tidaknya produk, apapun itu produknya.</p>
<p>Berita baiknya adalah kita semua diundang untuk menjadi desainer yang berpikir desain (<em>design thinking</em>).</p>
<p><a href="http://www.ideaconnection.com/innovation.html?partner=13966&#038;bnr=20" title="Corporate Solutions"><img src="http://www.ideaconnection.com/images/af13966/corporate-solutions.jpg" alt="Corporate Solutions"></a></p>
<p>Salam Inovator!<br />
Avanti Fontana</p>
<p>Links:<br />
www.imedcoaching.com<br />
www.avantifontana.com/blog<br />
innovatewecan.wordpress.com<br />
facebook.com/avanti.fontana<br />
linked-in<br />
avantifontana[at]gmail.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2010/01/19/design-thinking/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Innovating</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2009/11/08/innovating/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2009/11/08/innovating/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 15:19:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<category><![CDATA[Asia-Pacific]]></category>

		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Management Innovation]]></category>

		<category><![CDATA[South-East Asia]]></category>

		<category><![CDATA[Syllabus and Module]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[coaching for innovation]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation in development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2009/11/08/innovating/</guid>
		<description><![CDATA[Kompas 8 November 2009 memuat tinjauan buku Innovate We Can! Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai (Individu, Organisasi, Masyarakat). Tinjauan buku itu ditulis oleh Phillip Gobang dari CIS.
Avanti Fontana menambahkan apa yang sudah diulas pada tinjauang buku tersebut di atas, yaitu bahwa salah satu prinsip inovasi yang tidak boleh diabaikan adalah &#8220;melakukan inovasi sekarang juga.&#8221; Jangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/11/08/02543331/saatnya.berinovasi"><em>Kompas</em> 8 November 2009</a> memuat tinjauan buku <em>Innovate We Can! Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai (Individu, Organisasi, Masyarakat)</em>. Tinjauan buku itu ditulis oleh Phillip Gobang dari CIS.</p>
<p>Avanti Fontana menambahkan apa yang sudah diulas pada tinjauang buku tersebut di atas, yaitu bahwa salah satu prinsip inovasi yang tidak boleh diabaikan adalah &#8220;melakukan inovasi sekarang juga.&#8221; Jangan tunda, Jangan melakukannya untuk masa depan. Melakukan inovasi secara berkesinambungan dalam organisasi dan komunitas berarti melakukan proses penciptaan nilai dan menciptakan nilai secara terus-menerus. Ini ditandai dengan adanya perubahan-perubahan drastis dalam hubungan antara NILAI MANFAAT yang konsumen/pengguna/masyarakat pada umumnya akan peroleh dan NILAI MONETER atau harga/uang yang konsumen atau pengguna atau masyarakat akan keluarkan. Tingkat tertinggi nilai manfaat yang dipersepsikan konsumen merupakan tingkat harga paling tinggi yang konsumen mau bayar. Semakin besar nilai manfaat dibandingkan dengan harga yang konsumen harus atau perlu bayar, semakin baik, tidak saja dari sudut pandang konsumen/pengguna/masyarakat tetapi juga dari sudut produsen. Besarnya nilai manfaat untuk konsumen menurut persepsi konsumen menjadi proksi besarnya surplus produsen. Sepanjang produsen memperoleh surplus produsen dan sepanjang konsumen mempersepsikan surplus konsumen, semakin langgenglah proses penciptaan nilai dalam inovasi.* <em>Info on Corporate Seminar and Training &#038; Workshop on Innovation, Please Contact buku[at]avantifontana[dot]com or call/SMS 081310182099. Thank You</em>  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2009/11/08/innovating/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Baru! Buku 2009: Innovate We Can! &#8230; Inovasi dan Penciptaan Nilai</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2009/09/13/baru-buku-2009-innovate-we-can-inovasi-dan-penciptaan-nilai/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2009/09/13/baru-buku-2009-innovate-we-can-inovasi-dan-penciptaan-nilai/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 04:04:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Management Innovation]]></category>

		<category><![CDATA[South-East Asia]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2009/09/13/baru-buku-2009-innovate-we-can-inovasi-dan-penciptaan-nilai/</guid>
		<description><![CDATA[Cara Menciptakan Nilai Ekonomi dan Sosial dengan Berinovasi
APA prinsip-prinsip manajemen inovasi dan faktor-faktor yang menunjang inovasi dalam perusahaan? TEMUKAN jawabannya dalam buku ini. BAYANGKAN perusahaan Anda menjadi perusahaan paling inovatif (perusahaan yang sukses!), atau BAYANGKAN perusahaan Anda menghasilkan produk-produk inovatif, perusahaan Anda menghasilkan ide-ide kreatif untuk inovasi hari demi hari, perusahaan Anda dirindukan dan diminati [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Cara Menciptakan Nilai Ekonomi dan Sosial dengan Berinovasi</p></blockquote>
<p><strong>APA prinsip-prinsip manajemen inovasi dan faktor-faktor yang menunjang inovasi dalam perusahaan? TEMUKAN jawabannya dalam buku ini. BAYANGKAN perusahaan Anda menjadi perusahaan paling inovatif (perusahaan yang sukses!), atau BAYANGKAN perusahaan Anda menghasilkan produk-produk inovatif, perusahaan Anda menghasilkan ide-ide kreatif untuk inovasi hari demi hari, perusahaan Anda dirindukan dan diminati banyak orang, produk-produk Anda menjadi impian konsumen&#8230;</strong></p>
<blockquote><p>Cermati! Stimulator Inovasi dalam Perusahaan Anda. Cermati Rantai Nilai dan Radar Inovasi dalam Perusahaan Anda!</p></blockquote>
<p><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30261293&#038;l=ca9d49248a&#038;id=1495714097">Judul Buku: <strong><em>Innovate We Can!</em></strong> Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai</a><br />
Oleh: Avanti Fontana*<br />
Buku dalam Bahasa Indonesia<br />
Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia, 2009<br />
Tebal: xxviii + 316 halaman<br />
Ukuran Buku: 16,5 x 23 cm<br />
ISBN: 978-979-02-5671-2<br />
Harga: Rp90.000,-</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2009/09/13/baru-buku-2009-innovate-we-can-inovasi-dan-penciptaan-nilai/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>National Innovation System: ABG-Community, Message from Insightful Conversation</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2009/09/01/national-innovation-system-abg-community-a-message-from-our-insightful-conversation/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2009/09/01/national-innovation-system-abg-community-a-message-from-our-insightful-conversation/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 17:57:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<category><![CDATA[Asia-Pacific]]></category>

		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[South-East Asia]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2009/09/01/national-innovation-system-abg-community-a-message-from-our-insightful-conversation/</guid>
		<description><![CDATA[Pendekatan ABG-C untuk Membangun Sistem Inovasi Bangsa
Avanti Fontana
Penulis Innovate We Can! Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai (Gramedia Widiasarana Indonesia, 2009)
Berbincang dengan pendiri Kalbe Farma, Dr Boenjamin Setiawan, yang biasa dipanggil dengan sebutan akrab Dr Boen, tidak lepas dari semangat untuk berinovasi pada berbagai tingkat kegiatan, tidak hanya di perusahaan atau organisasi bisnis (Business) pada umumnya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Pendekatan ABG-C untuk Membangun Sistem Inovasi Bangsa</strong></p></blockquote>
<p>Avanti Fontana<br />
Penulis <em>Innovate We Can! Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai</em> (Gramedia Widiasarana Indonesia, 2009)</p>
<p><strong>B</strong>erbincang dengan pendiri Kalbe Farma, Dr Boenjamin Setiawan, yang biasa dipanggil dengan sebutan akrab Dr Boen, tidak lepas dari semangat untuk berinovasi pada berbagai tingkat kegiatan, tidak hanya di perusahaan atau organisasi bisnis (<em>Business</em>) pada umumnya, tetapi juga pada tingkat pendidikan tinggi (<em>Academic</em>), pemerintah (<em>Government</em>), dan komunitas (<em>Community</em>). Dr Boen menekankan bahwa dalam membangun Sistem Inovasi Nasional, atau saya sebut dengan Sistem Inovasi Bangsa (SIB), tiga pelaku saja belumlah cukup, komunitas harus diikutsertakan dan menjadi pusat perhatian. </p>
<p>Saya (untuk selanjutnya disebut penulis di sini) bisa katakan bahwa komunitas menjadi <em>input</em> sekaligus <em>output</em> proses inovasi itu sendiri. Seperti layaknya lingkungan sebuah organisasi bisnis, dalam suatu sistem terbuka, ia menjadi input faktor produksi untuk perusahaan dan sekaligus menampung atau menerima output dari perusahaan dalam bentuk produk, barang atau jasa. Komunitas menjadi unit analisis dalam pembicaraan dan penerapan SIB. Pada situasi ini, tepatlah bila penulis mendefinisikan inovasi sebagai kesuksesan ekonomi dan sosial berkat diperkenalkannya cara baru atau kombinasi baru dari cara-cara lama dalam mentransformasi <em>input</em> menjadi <em>output</em> sedemikian rupa sehingga menciptakan atau menghasilkan perubahan besar dalam hubungan antara nilai guna dan harga yang ditawarkan kepada konsumen dan/atau pengguna, komunitas, sosietas, lingkungan. </p>
<p>Penulis melihat bahwa semangat berinovasi pada empat tingkatan ini harus dilakukan dalam pola pikir dan tindakan kolaborasi dan kreativitas sosial. Kolaborasi dan kreativitas sosial ada dalam situasi di mana berbagai pihak tersebut saling mempercayai satu sama lain, memiliki integritas, dan tidak ada agenda tersembunyi. Inovasi adalah suatu proses lingkaran keutamaan yang pantang disadap dengan pikiran-pikiran negatif; sekali kita terjebak dalam lubang-lubang negatif, kita malahan meninggalkan lingkaran keutamaan itu (<em>virtuous circle</em>).</p>
<p>Dr Boen menekankan pentingnya membangun dan menumbuh-kembangkan <em>mind-set</em> inovasi di Indonesia. Membangun pola pikir inovasi ini berarti juga membangun dan menyuburkan budaya yang pro inovasi, budaya yang tidak KOMNAM, yaitu tidak KOrupsi, tidak Mempersulit, tidak <em>Not action talk only</em>, tidak <em>Alon-alon asal klakon</em>, dan tidak Minta-minta. </p>
<p>Penulis dalam buku <em>Innovate We Can!</em> menulis pentingnya karakter inovasi yaitu integritas dalam arti tidak ada agenda tersembunyi, jujur, dan dapat dipercaya. Karakter inovasi menjadi kondisi yang penting untuk berinovasi. Paduan kompetensi inovasi dan karakter inovasi yang baik akan mendukung jalannya inovasi pada tingkat mana pun, dalam konteks ABGC dan juga termasuk dalam konteks individu pada ABGC.</p>
<p>Penulis melihat, inovasi bukan kegiatan soliter, penjumlahan kompetensi dan karakter yang pro inovasi akan menghasilkan energi berlipatganda untuk inovasi, dan bayangkan jika energi inovasi ini berada di ABG-C dan dalam tingkat nasional, bangsa-Negara. Kolaborasi keempat pelaku inovasi dibutuhkan untuk membangun SIB. SIB merupakan cara dan pola interaksi antar pelaku inovasi tersebut yang memungkinkan terjadinya proses inovasi secara menyeluruh dalam lingkup nasional yang dimungkinkan oleh adanya sumbangan (<em>input</em> dan/atau umpan balik) dari masing-masing kelompok pelaku inovasi di atas, yang mana masing-masing memiliki kekuatan-kekuatan sendiri dalam rantai nilai inovasinya.</p>
<p>Pada tataran makro, SIB dibutuhkan untuk tumbuh dan berkembangnya perekonomian dan kehidupan sosial politik budaya bangsa. Inovasi mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan pada umumnya. Sementara pada tataran mikro SIB memfasilitasi proses atau rantai nilai inovasi pada organisasi-organisasi bisnis dan non-bisnis sehingga inovasi yang dilakukan oleh setiap pelaku berkontribusi sebagai input dan output di antara sesama pelaku dalam SIB. Inovasi pada tingkat mikro organisasi meningkatkan minat beli konsumen/masyarakat karena nilai manfaat yang dipersepsikan jauh lebih besar daripada uang yang harus dikeluarkan konsumen/masyarakat, dan pada gilirannya berdampak pada pertumbuhan ekonomi makro dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.* (Bekasi, 31 Agustus 2009)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2009/09/01/national-innovation-system-abg-community-a-message-from-our-insightful-conversation/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Inovasi (Workshop on Innovation)</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2009/01/04/segera-terbit-buku-tentang-inovasi-dan-penciptaan-nilai-how-to-create-value-through-innovation-in-your-organization-and-society/</link>
		<comments>http://www.avantifontana.com/blog/2009/01/04/segera-terbit-buku-tentang-inovasi-dan-penciptaan-nilai-how-to-create-value-through-innovation-in-your-organization-and-society/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 07:03:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Center Innovation Studies]]></category>

		<category><![CDATA[Events]]></category>

		<category><![CDATA[IM-ED-GSA]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Management Innovation]]></category>

		<category><![CDATA[South-East Asia]]></category>

		<category><![CDATA[coaching]]></category>

		<category><![CDATA[coaching for innovation]]></category>

		<category><![CDATA[education development]]></category>

		<category><![CDATA[engaged scholarship]]></category>

		<category><![CDATA[innovation in development]]></category>

		<category><![CDATA[innovation management]]></category>

		<category><![CDATA[knowledge management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2009/01/04/segera-terbit-buku-tentang-inovasi-dan-penciptaan-nilai-how-to-create-value-through-innovation-in-your-organization-and-society/</guid>
		<description><![CDATA[Keywords: innovators, entrepreneurs, innovation management, leadership, creativity, coaching for innovation, executive development program, strategy, branding, performance&#8230;
INFO BUKU
Judul: INNOVATE WE CAN! How to Create Value through Innovation in Your Organization and Society
Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai
Buku dalam Bahasa Indonesia (Book in Indonesian)
Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia (Cetakan-1, Maret 2009)
Tebal: xxviii + 316 halaman
Ukuran Buku: 16,5 x 23 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Keywords: innovators, entrepreneurs, innovation management, leadership, creativity, coaching for innovation, executive development program, strategy, branding, performance</em>&#8230;</p>
<p>INFO BUKU<br />
Judul: <em>INNOVATE WE CAN! How to Create Value through Innovation in Your Organization and Society</em><br />
Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai<br />
Buku dalam Bahasa Indonesia <em>(Book in Indonesian)</em><br />
Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia (Cetakan-1, Maret 2009)<br />
Tebal: xxviii + 316 halaman<br />
Ukuran Buku: 16,5 x 23 cm<br />
ISBN: 978-979-02-5671-2<br />
Harga: Rp90.000,-</p>
<blockquote><p>Melakukan inovasi tidak cukup hanya dengan memiliki ide-ide brilian. Melakukan inovasi tidak cukup hanya dengan melakukan invensi. Inovasi, lebih dari itu. &#8230;</p></blockquote>
<p>Buku <em>Innovate We Can!</em> memperkenalkan prinsip-prinsip manajemen inovasi dan faktor-faktor yang menunjang pelaksanaan inovasi di tingkat individu, organisasi, dan masyarakat. Kreativitas sosial dan kolaborasi menjadi salah satu tema penting dalam menunjang lahirnya banyak pusat proses penciptaan nilai dan inovasi di Indonesia.</p></blockquote>
<p>Kita, Indonesia, bisa berinovasi! Kenali prinsip dan manajemennya, proses dan kompasnya. Bangun kolaborasi dan tumbuh-kembangkan kreativitas sosial. Inovasi merupakan elemen penting dalam perekonomian kreatif.  </p>
<p><em>Cuplikan Prakata (Vincent Gaspersz)</em><br />
&#8220;&#8230; Patut dicatat oleh manajemen organisasi, bahwa peningkatan inovasi nilai tidak hanya ditujukan semata-mata kepada pelanggan eksternal atau pembeli, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan inovasi nilai kepada pelanggan internal (karyawan) dan pemasok material, karena pada dasarnya mereka ini yang mendukung terciptanya peningkatan inovasi nilai kepada pelanggan eksternal atau pembeli. Berdasarkan kenyataan ini, setiap perusahaan dapat membuat model yang mengidentifikasikan kesempatan-kesempatan untuk meningkatkan inovasi nilai sesuai situasi dan kondisi aktual dari perusahaan itu. &#8230;&#8221;</p>
<p><em>Cuplikan Kata Sambutan (Frans M Parera)</em><br />
&#8220;&#8230; Selama membaca pendahuluan buku ini, saya seperti menonton promosi film ”Laskar Pelangi,” membawa imajinasi saya ke sebuah landscape, nonfiksi dan fiksi, fakta dan imajinasi, seperti tuntutan presentasi seorang guru di kelas, penuh pergulatan atas realitas yang mau digenggam dan diberdayakannya. Banyak hal menarik bab demi bab khusus bagi mereka yang mendalami sosiologi industri, ilmu manajemen, etika bisnis di tengah lingkungan sosial yang dilanda tragedi pasar global dengan pesan-pesan nilainya seperti &#8230;&#8221;</p>
<p><em>Cuplikan Pendahuluan</em><br />
&#8220;&#8230; Picuan eksternal saja tidak cukup untuk membuat organisasi, individu, dan pemerintah (<em>part of society</em>) berinovasi. Pemerintah, organisasi, dan individu perlu memperlengkapi diri dengan perangkat-perangkat penunjang inovasi, baik yang berwujud maupun yang nirwujud. Pemimpin dan kepemimpinan menjadi faktor penting; tidak ada inovasi tanpa kepemimpinan. Kreativitas dari dalam organisasi menjadi faktor pemicu berikutnya. Dewasa ini dan di masa mendatang, kreativitas menjadi salah satu faktor yang memungkinkan ditemukannya ide baru, pengembangan baru, hingga cara baru diseminasi barang dan/atau jasa yang dihasilkan. Kreativitas sosial (akan) menjadi primadona. &#8230;&#8221;</p>
<blockquote><p><em>Cuplikan Sebagian Testimonial</em></p></blockquote>
<p>“Companies in emerging economies have often competed on low labour cost when it came to exports, or were protected by trade barriers for their home markets. These strategies have their limits: cost competition often becomes a race to the bottom and there are always locations elsewhere in the world that can be even cheaper than you. Moreover the world has moved towards more open competition and trade barriers have become a limited form of protection. Therefore companies in emerging economies like Indonesia need to learn how to create value through innovation. Innovation is not easy: it is risky and it requires a lot of innovation and creativity, excellent project management, a clear vision, etc. And there is no guarantee for success. But Indonesia has also an advantage: a large market of lower middle class and bottom of the pyramid consumers that can be a splendid source for innovations for new products, processes or business concepts. We have learned over the last 30 years how to increase our chances for success by better managing the innovation process. In this book you will find a number of ideas and concepts, which are anchored in the worldwide experience, but which can be adapted to the local Indonesian market. I am sure it will stimulate some companies in Indonesia to take the plunge and become a better innovator.” <em>(Arnoud De Meyer, Director of Judge Business School at the University of Cambridge, and Co-author of Inspire to Innovate: Management and Innovation in Asia. Palgrave Macmillan, 2005)</em></p>
<p>“… Buku ini memang berbeda dari buku lain yang membahas tentang inovasi, manajemen dan kreasi nilai sehingga sangat patut untuk dibaca dan dijadikan acuan serta kajian kita semua.” <em>(Nining I. Soesilo, Kepala UKM Center, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia)</em></p>
<p>“… Semoga buku ini dapat menjadi pelita dan solusi bagi para pembacanya sehingga manajemen inovasi dan penciptaan nilai dapat dipahami dengan lebih mudah.” <em>(Thomas Darmawan, Ketua Komite Tetap Pengembangan dan Pemasaran Produk Kadin Indonesia, Wakil Ketua Dewan Riset Nasional)</em></p>
<p>“Buku ini baik dalam menginspirasi kita semua, bahwa inovasi wajib untuk terus-menerus dilakukan sesuai dengan needs, wants, demands target market yang dituju, dan tentunya dalam melakukannya harus diatur. Selamat untuk buku INNOVATE WE CAN! ini dan sukses dalam memberikan kontribusi bagi bangsa &#038; Negara Kesatuan RI yang kita cintai ini.” <em>(Bryan Tilaar, Direktur Utama PT Martina Berto, Martha Tilaar Group)</em></p>
<p>“… Buku ini menjadi unik dengan adanya pembahasan mengenai coaching, yang merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran perusahaan kelas dunia saat ini. Selamat membaca dan mari berinovasi!” <em>(Didit Herawan, Country Director/General Manager, Motorola Home &#038; Networks Mobility, Indonesia)</em></p>
<p>“… Tetapi buku ini membuktikan, kreativitas dan inovasi adalah domain yang seharusnya terbuka, bersistem, berjejaring, interdependen, dan beyond personal. Sebab dengan perspektif demikian, kreativitas dan inovasi dapat lebih diarahkan menjadi sebuah gerakan besar dalam membangkitkan sebuah bangsa menuju puncak kejayaannya. Makanya, ini buku penting yang penting dibaca oleh orang-orang terpenting di negeri ini.&#8221; <em>(Edy Zaqeus, Penulis Bestseller, Bornrich Consulting)</em></p>
<p>“… Buku ini perlu menjadi referensi para pemimpin Negara, anggota legislatif, dan semua pihak yang mau berkontribusi bagi Indonesia baik di lembaga-lembaga pemerintahan maupun swasta.” <em>(Phillip Gobang, Pengamat Pembangunan Sosial Politik Indonesia, Center for Innovation Studies)</em><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p><em>Forthcoming</em></p>
<h3 class="mast"> Workshop<br />
<em>How to Create Value through Innovation in Your Organization and Society</em><br />
</h3>
<p>Identifikasi Rantai Nilai Inovasi Perusahaan Anda! Tingkatkan Keunggulannya.<br />
Pantau Radar Inovasi Perusahaan Anda! Pilih yang Paling Berdampak.<br />
Kelola Aplikasi Dua Prinsip Inovasi dan Delapan Prinsip Manajemen Inovasi Perusahaan Anda.<br />
Kepemimpinan dalam Inovasi adalah Krusial dan Ia perlu Ditunjang oleh Tujuh Faktor Lainnya.<br />
Info <em>Workshop</em>: buku[at]avantifontana.com/0813-1018-2099</p>
<p>INFO PERS<br />
*Majalah <em><a href="www.marketing.co.id">MARKETING</a></em> 03/IX/Maret 2009 menampilkan ulasan tentang merek-merek inovatif di dunia. Lihat juga hasil wawancara Purjono Agus Suhendro dari Majalah <em>MARKETING</em> dengan Avanti Fontana: &#8220;Dunia Inovasi, Dunia Paradoks&#8221; (halaman 48-50). </p>
<p>*<a href="http://www.andaluarbiasa.com/innovate-we-can">Info Buku</a></p>
<p>*<a href="http://www.andaluarbiasa.com/avanti-fontana-indonesia-perlu-membangun-sistem-kreativitas-sosial-dan-sistem-inovasi">Wawancara tentang Buku</a></p>
<p><em>Beli/Pesan Buku</em><br />
Dapatkan di toko buku terdekat atau order via email: buku[at]avantifontana.com </p>
<h3 class="mast">Previous Talk Show, Seminar, Workshop<br />
<em>Innovate We Can!<br />
How to Create Value through Innovation in Your Organization and Society</em><br />
</h3>
<p>TB Leksika Lenteng Agung, Sabtu 4 April 2009, 14.00-16.00 WIB.<br />
TB Leksika Rawamangun, MInggu 5 April 2009, 10.00-12.00 WIB.<br />
TB Leksika Lenteng Agung, Sabtu 18 April 2009, 14.00-15.30 WIB.<br />
TB Leksika Rawamangun, Minggu 19 April 2009, 14.00-15.30 WIB.<br />
TB Gramedia Matraman, Minggu 26 April 2009, 15.00-17.00 WIB.<br />
TB Gramedia Matraman, Sabtu 9 Mei 2009, 14.00-17.00 WIB.<br />
Dan seterusnya.</p>
<p><a href='http://www.avantifontana.com/blog/wp-content/uploads/2009/04/workshop-innovate-we-can.jpg' title='Workshop Innovate We Can'><img width="250" src='http://www.avantifontana.com/blog/wp-content/uploads/2009/04/workshop-innovate-we-can.jpg' alt='Workshop Innovate We Can' /></a><br />
</p>
<p><a href='http://www.avantifontana.com/blog/wp-content/uploads/2009/04/talkshow-innovate-we-can.jpg' title='Talkshow Innovate We Can'><img width="250"  src='http://www.avantifontana.com/blog/wp-content/uploads/2009/04/talkshow-innovate-we-can.jpg' alt='Talkshow Innovate We Can' /></a></p>
<p><a href='http://www.avantifontana.com/blog/wp-content/uploads/2009/04/innovation-series-seminar.jpg' title='Innovation Series Seminar'><img width="250"  src='http://www.avantifontana.com/blog/wp-content/uploads/2009/04/innovation-series-seminar.jpg' alt='Innovation Series Seminar' /></a><br />
</p>
<p><em>Last upd. info: 8 August 2009</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.avantifontana.com/blog/2009/01/04/segera-terbit-buku-tentang-inovasi-dan-penciptaan-nilai-how-to-create-value-through-innovation-in-your-organization-and-society/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
