Belajar Inovasi dan Kewirausahaan

MATA AJAR INOVASI & KEWIRAUSAHAAN
PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI & BISNIS UI

PANDUAN UNTUK FASILITATOR DAN PESERTA
DISUSUN OLEH KOORDINATOR: AVANTI FONTANA
NIDN: 0306047004
VERSI DIPERBARUI 16 FEBRUARI 2016

I. PENDAHULUAN
Inovasi merupakan instrumen kewirausahaan. Di tengah perkembangan ekonomi dan bisnis yang kian dinamis dan makin multidimensional, Indonesia perlu berperan secara signifikan dalam kancah global. Hal ini antara lain dapat dilakukan dengan meningkatkan daya saing produkproduk Indonesia di kancah nasional dan kancah global. Produk-produk tersebut dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan ukuran mikro, kecil, menengah dan besar (di) Indonesia. Sektor Pendidikan merupakan salah satu yang dapat berperan dalam proses peningkatan daya saing bangsa lewat aktivitas mengajar-belajar berbagai bidang ajaran antara lain Inovasi dan Kewirausahaan untuk para mahasiswa yang sedang atau akan berkecimpung di dunia organisasi bisnis dan/atau sosial. Mata ajaran inovasi dan kewirausahaan mulai diterapkan di Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak Semester Ganjil 2014/2015. Seiring dengan penerapan mata ajaran ini, tim dosen melihat perlunya peserta merujuk pada Panduan Perkuliahan guna mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan mengajar-belajar dalam 10 sesi pertemuan @2,5 jam yang dilengkapi dengan persiapan materi presentasi sebagai hasil simulasi proses inovasi dan penyusunan model bisnis yang dilakukan peserta. Peserta perlu meluangkan waktu 2,5-5 jam per minggu di luar kelas untuk menyiapkan partisipasi peserta baik secara kelompok maupun secara individual pada perkuliahan ini.
?

II. PENJELASAN SESI

Dosen dan mahasiswa bekerja sama dalam mencapai tujuan perkuliahan. Tujuan perkuliahan: mahasiswa memahami sistematika inovasi dan mampu menerapkannya dalam proses penyusunan model bisnis sebagai instrumen membangun kewirausahaan.

1. Pengertian

a. Inovasi sebagai keberhasilan secara sosial dan ekonomi karena diperkenalkannya cara baru atau kombinasi baru dari cara lama dalam mengubah input menjadi output sedemikian rupa sehingga dihasilkan perubahan besar dalam perbandingan antara nilai manfaat dan harga menurut persepsi konsumen dan/atau pengguna (Fontana 2009). Inovasi merupakan perubahan strategis yang menciptakan nilai.

b. Inovasi merupakan instrumen kewirausahaan (Drucker 1985, 1993).

c. Kewirausahaan merupakan serangkaian aktivitas dinamis penciptaan kesejahteraan (wealth) mulai dari penciptaan atau penemuan peluang kewirausahaan, pengorganisasian sumber daya, pematangan sumber daya dengan kreativitas dalam proses inovasi, penciptaan kinerja termasuk di sini pembangunan daya saing (competitive advantage) dan penciptaan kekayaan secara sosial dan ekonomi (kesejahteraan, wealth creation). Lihat Drucker 1985, Kao 1995, Ireland et. al., 2003, Fontana 2009, Fontana 2011).

d. Model Bisnis menggambarkan asal muasal bagaimana organisasi menciptakan, menyalurkan, dan menikmati nilai (nilai manfaat) yang telah dihasilkannya. Lihat Osterwalder & Pigneur 2010:14.

e. Model Bisnis yang dihasilkan dapat merupakan (i) model bisnis baru yang dihasilkan dari upaya penemuan atau penciptaan peluang, penggalian ide-ide “orisinal” dan seleksi ide, atau (ii) model bisnis baru sebagai hasil modifikasi model bisnis yang telah ada, yang dimiliki perusahaan atau bisnis di Indonesia.

2. Pendekatan Strategic Entrepreneurship (Ireland et al. 2003)
a. Entrepreneurial Mindset, Culture, and Leadership
b. Managing Resources Strategically
c. Applying Creativity and Developing Innovation
d. Competitive Advantage
e. Wealth Creation

?

3. Mekanisme Perkuliahan

a. Dosen melakukan interaksi dengan Peserta sebagai Overview,
Preview, Review Sesi.

b. Setiap Kelas dibagi dalam Empat Kelompok.

c. Tim Presenter melakukan pemaparan Konsep Materi dan Kerja Kasus dan menyerahkan Laporan Presentasi dalam bentuk Materi Tayangan, dan Laporan Konsep serta Studi Kasus dalam maksimum sepuluh halaman A4. Tim Presenter menyiapkan materi sebaik mungkin termasuk mencantumkan foto/klip video kegiatan.

d. Tim-tim yang tidak bertugas-presentasi menyerahan Laporan Konsep dan Studi Kasus dalam maksimum lima halaman A4. Foto-foto kegiatan dapat dicantumkan dalam Laporan.

e. Kuis tertulis dapat dilakukan dua kali per Paruh Semester atau empat kali per Semester untuk mengecek pemahaman peserta/mahasiswa atas Konsep Materi dan Kerja Kasus yang telah dilaksanakan.

f. Dosen memfasilitasi jalannya presentasi dan mengatur aktivitas kelas agar semua terlibat dan menghasilkan simpulan yang dipahami dan disepakati bersama. Setiap Peserta dan Tim Kerja terlibat aktif dalam proses pembelajaran di kelas, yang dapat dilihat dari partisipasi mahasiswa dalam presentasi kelompok, rangkuman individual, dan respon terhadap bahan pembelajaran di dalam kelas.

AF Twitter

© 2017 avantifontana.com. Powered by Wordpress.