<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: What are the roles of coaching in organizations with changing business environment?</title>
	<atom:link href="http://www.avantifontana.com/blog/2008/11/20/what-is-the-role-of-coaching-in-organizations-with-changing-business-environment/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.avantifontana.com/blog/2008/11/20/what-is-the-role-of-coaching-in-organizations-with-changing-business-environment/</link>
	<description>IM-ED™ Coaching Blog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Dec 2011 03:21:32 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Avanti Fontana</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2008/11/20/what-is-the-role-of-coaching-in-organizations-with-changing-business-environment/#comment-1946</link>
		<dc:creator>Avanti Fontana</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 04:16:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2008/11/20/what-is-the-role-of-coaching-in-organizations-with-changing-business-environment/#comment-1946</guid>
		<description>Hasil survei &lt;em&gt;Harvard Business Review&lt;/em&gt; atas pendapat 140 coach [&lt;em&gt;executive/business coaches&lt;/em&gt;] terkemuka (lihat publikasi HBR Januari 2009 halaman 91-97) antara lain menampilkan informasi:

1. &lt;em&gt;Reasons coaches are engaged&lt;/em&gt;; 48% responden mengatakan bahwa coach dilibatkan untuk mengembangkan orang-orang dengan potensi tinggi atau untuk memfasilitasi transisi.
2. &lt;em&gt;How much it costs&lt;/em&gt;; Biaya sesi coaching per jam antara 200 dolar AS sampai 3500 dolar AS.
3. &lt;em&gt;Is coaching personal?&lt;/em&gt; 70% responden mengatakan bahwa mereka pernah membantu eksekutif dengan isu-isu personal. Hanya 3% responden yang mengatakan bahwa mereka sering dilibatkan [utamanya] untuk mengatasi isu-isu personal.
4. &lt;em&gt;What to look for in a coach&lt;/em&gt;; 29,2% responden mengatakan bahwa sertifikasi seorang coach sangat perlu. Dan 45,9 responden mengatakan bahwa latar belakang pendidikan psikologi (&lt;em&gt;psychological training&lt;/em&gt;) tidak diperlukan.
5. &lt;em&gt;How long it takes&lt;/em&gt;; Durasi relasi/proses coaching biasanya berkisar antara 7 sampai 12 bulan.
6. &lt;em&gt;Buyer’s guide&lt;/em&gt;; Pesurvei bertanya kepada para responden-coach tentang apa yang seharusnya perusahaan cari bila melibatkan coach dalam organisasi. Delapan kriteria muncul dari jawaban responden (dari yang paling penting sampai yang kurang penting sebagai berikut): pengalaman coaching pada organisasi sejenis atau situasi/isu sejenis (65%), metodologi yang jelas (61%), kualitas dari daftar klien 50%), kemampuan mengukur ROI (32%), sertifikasi dalam metode coaching yang sudah terbukti handal (29%), pengalaman bekerja dengan peran yang serupa dengan coachee (13%), pengalaman sebagai terapis psikologi, latar belakang dalam executive search (2%). Uraian lebih rinci, lihat HBR Januari 2009 halaman 91-97, atau www.hbr.org.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hasil survei <em>Harvard Business Review</em> atas pendapat 140 coach [<em>executive/business coaches</em>] terkemuka (lihat publikasi HBR Januari 2009 halaman 91-97) antara lain menampilkan informasi:</p>
<p>1. <em>Reasons coaches are engaged</em>; 48% responden mengatakan bahwa coach dilibatkan untuk mengembangkan orang-orang dengan potensi tinggi atau untuk memfasilitasi transisi.<br />
2. <em>How much it costs</em>; Biaya sesi coaching per jam antara 200 dolar AS sampai 3500 dolar AS.<br />
3. <em>Is coaching personal?</em> 70% responden mengatakan bahwa mereka pernah membantu eksekutif dengan isu-isu personal. Hanya 3% responden yang mengatakan bahwa mereka sering dilibatkan [utamanya] untuk mengatasi isu-isu personal.<br />
4. <em>What to look for in a coach</em>; 29,2% responden mengatakan bahwa sertifikasi seorang coach sangat perlu. Dan 45,9 responden mengatakan bahwa latar belakang pendidikan psikologi (<em>psychological training</em>) tidak diperlukan.<br />
5. <em>How long it takes</em>; Durasi relasi/proses coaching biasanya berkisar antara 7 sampai 12 bulan.<br />
6. <em>Buyer’s guide</em>; Pesurvei bertanya kepada para responden-coach tentang apa yang seharusnya perusahaan cari bila melibatkan coach dalam organisasi. Delapan kriteria muncul dari jawaban responden (dari yang paling penting sampai yang kurang penting sebagai berikut): pengalaman coaching pada organisasi sejenis atau situasi/isu sejenis (65%), metodologi yang jelas (61%), kualitas dari daftar klien 50%), kemampuan mengukur ROI (32%), sertifikasi dalam metode coaching yang sudah terbukti handal (29%), pengalaman bekerja dengan peran yang serupa dengan coachee (13%), pengalaman sebagai terapis psikologi, latar belakang dalam executive search (2%). Uraian lebih rinci, lihat HBR Januari 2009 halaman 91-97, atau <a href="http://www.hbr.org" rel="nofollow">http://www.hbr.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

