<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Inovasi, Coaching, Budaya Kelas Virtual</title>
	<atom:link href="http://www.avantifontana.com/blog/2008/01/13/inovasi-budaya-kelas-virtual/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.avantifontana.com/blog/2008/01/13/inovasi-budaya-kelas-virtual/</link>
	<description>IM-ED™ Coaching Blog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Dec 2011 03:21:32 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Avanti FONTANA</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2008/01/13/inovasi-budaya-kelas-virtual/#comment-13</link>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 13:03:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2008/01/13/inovasi-budaya-kelas-virtual/#comment-13</guid>
		<description>Innovate (www.innovateonline.info)is published bimonthly as a public service by the Fischler School of Education and Human Services at Nova Southeastern University and is sponsored, in part, by Microsoft. The articles in the February/March 2008 issue, guest edited by Cathy Gunn and Susan Patrick, offer a range of studies that contribute to an evidence-based framework to sustain further innovation in online teaching and learning. In the first article of this issue, Susan Lowes focuses on the &quot;trans-classroom&quot; teacher who works in both face-to-face and online classrooms, and attempts to track how such teachers make shifts in ideas, strategies, and practices that constrain or improve their practice in either venue. See: http://innovateonline.info/index.php?view=article&amp;id=446&amp;action=article (Ref. James Morrison’s email--Editor-in-Chief, Innovate--http://www.innovateonline.info)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Innovate (www.innovateonline.info)is published bimonthly as a public service by the Fischler School of Education and Human Services at Nova Southeastern University and is sponsored, in part, by Microsoft. The articles in the February/March 2008 issue, guest edited by Cathy Gunn and Susan Patrick, offer a range of studies that contribute to an evidence-based framework to sustain further innovation in online teaching and learning. In the first article of this issue, Susan Lowes focuses on the &#8220;trans-classroom&#8221; teacher who works in both face-to-face and online classrooms, and attempts to track how such teachers make shifts in ideas, strategies, and practices that constrain or improve their practice in either venue. See: <a href="http://innovateonline.info/index.php?view=article&amp;id=446&amp;action=article" rel="nofollow">http://innovateonline.info/index.php?view=article&amp;id=446&amp;action=article</a> (Ref. James Morrison’s email&#8211;Editor-in-Chief, Innovate&#8211;http://www.innovateonline.info)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Avanti FONTANA</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2008/01/13/inovasi-budaya-kelas-virtual/#comment-12</link>
		<dc:creator>Avanti FONTANA</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 04:31:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2008/01/13/inovasi-budaya-kelas-virtual/#comment-12</guid>
		<description>Keterampilan menyusun modul dan modulnya itu sendiri perlu memasukkan unsur atau dimensi penting dalam proses pemfasilitasan mengajar-belajar yaitu proses &lt;em&gt;&lt;a href=&quot;http://www.avantifontana.com/en/im-ed-coaching-service&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;coaching&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;. Proses pembelajaran berjarak (&lt;em&gt;distance learning&lt;/em&gt;) dapat memasukkan elemen proses coaching selain faktor atau dimensi penting lainnya seperti: kemampuan dan keterampilan dalam memfasilitasi proses pembelajaran, dalam berkomunikasi yang berdampak, dalam penguasaan pengetahuan teknis dan dalam presentasi formal. Modul-modul pembelajaran berjarak dapat dirancang dengan memasukkan proses &lt;em&gt;coaching&lt;/em&gt; misalnya untuk memberi umpanbalik kepada peserta didik (pembelajar). 

Pertanyaannya, kapan waktu yang tepat dalam memberikan umpanbalik dalam proses mengajar-belajar berjarak (&lt;em&gt;distance learning&lt;/em&gt;)? Silahkan ajukan pertanyaan-pertanyaan lain yang relevan.

Dalam pembahasan tentang bagaimana membantu efektivitas kerja tim, coaching dapat diterapkan untuk tujuan berbeda (motivasional, konsultatif, edukasional)dan pada waktu yang berbeda (awal, tengah, akhir kerja tim berbasis projek). Hal ini akan saya bahas lebih lanjut pada artikel blog berbeda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Keterampilan menyusun modul dan modulnya itu sendiri perlu memasukkan unsur atau dimensi penting dalam proses pemfasilitasan mengajar-belajar yaitu proses <em><a href="http://www.avantifontana.com/en/im-ed-coaching-service" rel="nofollow">coaching</a></em>. Proses pembelajaran berjarak (<em>distance learning</em>) dapat memasukkan elemen proses coaching selain faktor atau dimensi penting lainnya seperti: kemampuan dan keterampilan dalam memfasilitasi proses pembelajaran, dalam berkomunikasi yang berdampak, dalam penguasaan pengetahuan teknis dan dalam presentasi formal. Modul-modul pembelajaran berjarak dapat dirancang dengan memasukkan proses <em>coaching</em> misalnya untuk memberi umpanbalik kepada peserta didik (pembelajar). </p>
<p>Pertanyaannya, kapan waktu yang tepat dalam memberikan umpanbalik dalam proses mengajar-belajar berjarak (<em>distance learning</em>)? Silahkan ajukan pertanyaan-pertanyaan lain yang relevan.</p>
<p>Dalam pembahasan tentang bagaimana membantu efektivitas kerja tim, coaching dapat diterapkan untuk tujuan berbeda (motivasional, konsultatif, edukasional)dan pada waktu yang berbeda (awal, tengah, akhir kerja tim berbasis projek). Hal ini akan saya bahas lebih lanjut pada artikel blog berbeda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Taufani</title>
		<link>http://www.avantifontana.com/blog/2008/01/13/inovasi-budaya-kelas-virtual/#comment-8</link>
		<dc:creator>Taufani</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2008 08:30:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.avantifontana.com/blog/2008/01/13/inovasi-budaya-kelas-virtual/#comment-8</guid>
		<description>Pembelajaran jarakjauh merupakan solusi dalam mengatasi kendala ruang dan waktu. Eksistensi pembelajaran jarakjauh tidak akan terlepas dari dukungan teknologi informasi dan komunikasi serta metode mengajar-belajar yang relevan. Saya sangat setuju, bahwa di masa yang akan datang peran pembelajaran jarakjauh akan semakin penting, baik untuk pendidikan formal maupun kelembagaan (institusi). Dalam implementasi pembelajaran jarakjauh saat ini yang sudah diselenggarakan oleh Universitas Terbuka, peran tutor [idealnya] dapat diidentifikasi juga sebagai proses coaching. Proses ini dinilai sangat penting dalam memberikan arahan bagi peserta didik dalam memahami berbagai materi dan keterampilan yang diuraikan dalam modul. Dengan demikian proses coaching perlu difasilitasi pula oleh seperangkat modul yang mampu &quot;berkomunikasi&quot; dengan peserta didik. Mohon pendapat mengenai peran keterampilan menyusun modul sehingga proses coaching dapat terintegrasi di dalamnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pembelajaran jarakjauh merupakan solusi dalam mengatasi kendala ruang dan waktu. Eksistensi pembelajaran jarakjauh tidak akan terlepas dari dukungan teknologi informasi dan komunikasi serta metode mengajar-belajar yang relevan. Saya sangat setuju, bahwa di masa yang akan datang peran pembelajaran jarakjauh akan semakin penting, baik untuk pendidikan formal maupun kelembagaan (institusi). Dalam implementasi pembelajaran jarakjauh saat ini yang sudah diselenggarakan oleh Universitas Terbuka, peran tutor [idealnya] dapat diidentifikasi juga sebagai proses coaching. Proses ini dinilai sangat penting dalam memberikan arahan bagi peserta didik dalam memahami berbagai materi dan keterampilan yang diuraikan dalam modul. Dengan demikian proses coaching perlu difasilitasi pula oleh seperangkat modul yang mampu &#8220;berkomunikasi&#8221; dengan peserta didik. Mohon pendapat mengenai peran keterampilan menyusun modul sehingga proses coaching dapat terintegrasi di dalamnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

